Youlead Camp Palembang (Calon Pemimpin Berintegritas)
Youlead merupakan salah satu program dari dompet dhuafa,yang di spesifikan di bidang dompet dhuafa Pendidikan. Youlead sendiri merupakan program baru, yang di kembangkan di sebelas kota besar yang ada di Indonesia.Tahun 2019,adalah tahun pertama program Youlead berdiri dan membentuk angkatan pertama. Jauh sebelum Youlead di bentuk ,ada yang nama nya program beasiswa aktivis Nusantara atau bias di singkat BAKTI NUSA. Bakti Nusa sendiri adalah salah satu program beasiswa yang di berikan oleh dompet dhuafa dan pembentukan karakter,yang bertujuan untuk membangun negri ini supaya lebih maju.Beasiswa tersebut di khusus kan untuk mahasiswa-mahasiswa semester 7 keatas dan merupakan mahasiswa pilihan yang berupa aktivis,akademisi dan juga kewirausahaan.BaktiNusa sendiri di beri pelatihan oleh para Trainner professional,semoga kelak para penerima manfaat BaktiNusa dapat bermanfaat bagi negri dan masyarakat Indonesia terlebih khususnya.
Terbentuk nya Program Youlead ini adalah salah satu Program dari Dompet Dhuafa untuk menciptakan pemimpin-pemimpin muda yang strategis. Program Youlead ini di bentuk bertujuan untuk mahasiswa semester 2 dan 4. Penerima Manfaat Youlead adalah orang-orang terpilih,yang dilakukan melalui seleksi. Biasa nya para penerima Youlead adalah orang-orang yang memiliki nilai akademik yang bagus dan aktif di organisasi.Program ini memberikan beberapa pelatihan yang di lakukan oleh para Mahasiswa penerima manfat Bakti Nusa. Salah satu program yang diadakan panitia yaitu mahasiswa penerima manfaat Bakti Nusa adalah program YouleadCamp. Apa itu Youlead Camp?, Youlead Camp merupakan salah satu program pelatihan dari sekian banyak program yang ada di Youlead. Setiap program Youlead yang diadakan di sebelas kota besar pasti mengadakan program Youlead Camp bagi para penerima manfaat nya,dengan tempat,waktu dan metode yang berbeda-beda sesuai dengan kota dan panitia penyelenggaranya.
Program Youlead yang saya dapat adalah Youlead chapter Palembang. Seluruh Mahasiswa se-kota Palembang mengikuti seleksi untuk bisa mendapatkan penerima manfaat Youlead. Hanya 50an orang saja yang berhasil lolos seleksi dan mendapat penerima manffat Youlead dari sekian ratus Mahasiswa yang mendaftar. Program Youlead Camp chaper Palembang diadakan di kota Lubuk Linggau dan Musirawas. Program ini diadakan pada tanggal 28 Juni- 1 Juli 2019 dan diikuti sekitar 40 an Mahasiswa se-kota Palembang dari berbagai latar belakang kampus yang berbeda-beda. Program Youlead Camp ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan Ilmu kepada penerima manfaat Youlead dengan mengikuti seminar yang diisi oleh orang-orang yang inspiratif fan juga terjun ke masyarakat untuk melihat kondisi masyarakat sekitar. Dengan waktu yang singkat,yaitu Cuma 3 hari, para penerima manfaat Youlead di haruskan berbaur dan memberikan problem solving kepada masyarakat sekitar tentang masalah apa yang terjadi, baik di bidang Ekonomi,Pendidikan,Kesehatan,Ketenaga kerjaan dan lain sebagainya.
Youlead Camp chapter Palembang diadakan di salah satu desa yang ada di Kabupaten Musirawas, yaitu dusun Merasi, desa Mataram, kecamatan Tugu Mulyo, Kabupaten Musirawas, Sumatra Selatan. Di desa tersebut para Mahasiswa penerima Manfaat Youlead di sambut hangat oleh warga setempat. Kami semua di bagi beberapa kelompok yang kemudian di tempatkan di rumah-rumah warga untuk tinggal dan berbaur layak nya anak dan orang tua. Setelah pembagian kelompok saya di tempatkan di salah satu rumah warga, yaitu bapak Nuryanto. Beliau sangat terbuka dan menyambut hangat kedatangan kami di rumah nya. Dirumah bapak Nuryanto kami bercengkrama layak nya sebuah keluarga,kami mulai berkenalan satu sama lain, berdiskusi dan bahkan tertawa bersama. Banyak kisah yang terjadi di rumah tersebut walauun hanya dalam waktu singkat yaitu 3 hari saja, rasanya hanya sebentar sekali merasakan suasana hangat seperti itu,ingin sekali untuk tinggal lebih lama di rumah tersebut.
Salah satu diskusi kami kelompok yang tinggal di rumah bapak Nuryanto adalah mengenai beberapa hal tentang desa tersebut, baik lokasi,kearifan lokal,pekerjaan, kondisi geografisnya,bahasa yang di gunakan sehari-hari sampai-sampai berdisikusi yang ada di lingkungan sekitar nya. Bahan diskusi kami yang pertama adalah identic dengan bahasa dan budaya yang ada di desa tersebut, di desa tersebut mayoritas adalah masyarakat Transmigrasi dari pulau jawa,lebih tepat nya jawa tengah. Masyarakat tersebut menggunakan bahasa dan budaya Jawa dalam berinteraksi setiap hari nya antar sesama warga. Selanjutnya kami menanyakan mengenai pekerjaan mayoritas masyarkat setempat adalah petani dan berkebun, untuk pekerjaan sampingan nya adalah membuat batu bata dari tanah liat. Kemudian kami menanyakan mengenai kearifan lokal di daerah tersebut, kearifan lokal yang ada didesa tersebut adalah banyak nay bukit-bukit yang indah dan subur yang di gunakan untuk bercocok tanam dan berkebun, salah satu nya adalah bukit botak, setelah itu ada juga taman bunga yang sangat indah,banyak bunga-bunga bermekaran di taman tersebut dan lain sebagainya. Dan terkahir mengenai letak geografis nya, desa tersebut terletak di daerah yang sangat subur, di kelilingi banyak bukit, sehingga banyak sekali masyarakat nya yang bercocok tanam dan berternak di daerah tersebut.
Permaslahan yang ada di desa tersebut masih sangat banyak, menurut data yang di berikan Bupati Musirawas saat kami berkunjung ke kantor nya, Musirawas merupakan kabupaten yang tingkat kemiskinan nya tertinggi kedua se-Sumatra Selatan. Kecamatan yang kami tempati,yaitu kecamatan Tugumulyo menempati peringkat ke-3 tingkat kemiskinan nya tertinggi se-Kabupaten Musirawas. Sungguh miris mendengar nya,banyak sekali daerah-daaerah yang tingkat Pendidikan nya masih rendah, pendapatan masyarakatnya perkapita juga masih sangat rendah. Menurut survey kami setelah menanyakan langsung kepada penduduk setempat yang kami tinggal di desa tersebut adalah sebagai berikut. Para Petani banyak sekali mengeluhkan kebijakan pemerintah yang kurang adil dan menguntungkan bagi para rakyat jelata dan miskin atau dalam arti tidak memiliki banyak uang, salah satu nya mengenai masalah saluran air atau irigasi dari sungai buatan yang dialirkan langsung kekolam-kolam kan milik pemerintah dan para investor kaya, yang air nya tidak dialirkan lagi ke sawah-sawah milik masyarakat setempat. Air tersebut sangat berpengaruh terhdapat kualitas dan jumlah panen setiap tahun nya, jika air yang di alirkan ke sawah semakin banyak,maka kualiatas padi meningkat dan jumlah panen dalam satu tahun juga meningkat.
Permasalahan tersebut sudah pernah diajukan ke Pemerintah setempat untuk di tindak lajuti, tetapi respon yang diberika pemerintah tergolong lambat dan kurang berpihak kepada rakyat kecil. Masalah lain nya adalah mengenai ekonomi, masyarakat setempat hanya berkerja sebagai petani yang menjual barang-barang mentah tanpa diolah sama sekali, hal ini yang justru menjadi perhatian pemerintah setempat. Seperti petani karet, mereka hanya menjual karet metah saja tanpa diolah sama sekali, saat harga karet per Kg nya rendah,maka pendapatan masyarakat sekitar pun menjadi rendah dsb. Selanjutnya adalah masalah Pendidikan, banyak sekali anak-anak di desa tersebut ingin melanjutkan sekolah tetapi terkendala oleh jarak sekolah yang sangat jauh dan biaya yang sangat mahal untuk melanjutkan sekolah. Masyarakat setempat juga memiliki pengetahuan yang sangat minim baik di bidang pengetahuan, elektronik dsb, sedangkan di zaman sekarang sudah memasuki zaman revolusi industry 4.0 atau bisa dikatan semua beralih ke dunia digital dan online. Tentu permaslahan tersebut menjadi pekerjaan besar bagi Pemerintah. Kita sebagai Mahasiswa yang diharapkan Rakyat harus bias memberikan dampak besar yang positif bagi masyakat ,terutama masyarakat Indonesia.
Solusi yang menurut pandangan saya pribadi cocok dengan kondisi dan permasalahan yang ada di desa mataram tersebut adalah sebagai. Solusi nya adalah saya dan rekan-rekan membentuk suatu team, yang berisikan mahasiswa-mahasiswi berintelektual dan mempunyai jiwa sosial yang tinggi untuk terjun langsung ke lapangan,kemudian menerima semua permaslahan yang ada di desa tersebut. Sebelum terjun ke lapangan team kami akan mengumpulkan data-data yang valid mengenai hal apapun mengenai desa tersebut. Setelah mengumpulkan berbagai data dan permasalahan yang ada, kemudian kami mengkaji nya nya secara matang dan komperhensif sesuai dengan kemampuan individu masing-masing ,akan terumuskan terobosan baru untuk menemukan solusi dari berbagai masalah yang ada di desa tersebut.
Solusi tersebut inysallah akan mengurangi atau bahkan sampai menyelesaikan masalah yang ada di desa tersebut. Pertama, di bidang Ekonomi dan Ketenaga kerjaan, kami akan melakukan survey ketempat permaslahan yang di keluhkan masyarakat, kemudian kami akan melakukan lobby dan audiensi ke pemeritahan setempat untuk di tindak lajuti dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Untuk meningkatkan nilai Ekonomi masyarakat setempat dengan memberikan suatu inovasi dan pelatihan terhadap masyarakat setempat, seperti karet yang tadinya di jual mentah ,kemudian kami berinovasi membentuk suatu kerajinan atau barangapapun untuk meningkatkan nilai jual yang tinggi, supaya nilai eknomi masyarakat setempat naik. Kemudian kami juga memberikan pengetahuan tentang penjualan dan pemasaran nya baik secara offline atau online. Kedua, di bidang Pendidikan, kami akan melalakukan audiensi ke pemerintah setempat untuk menindak lanjuti permasalahan tersebut. Kemudian kami juga membuat proposal dan mencari sponsor dan para donator untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak penduduk sekitar untuk bisa bersekolah kembali, atau bahkan target tertinggi kami membangun sekolah di dekat daerah tersebut dengan biaya gratis bagi yang tidak mampu. Ketiga, di bidang Pengetahuan, kami akan memberikan suatu pelatihan singkat dan sederhana yang mudah di mengerti masyarakat mengenai pengetahuan umum apapun, supaya masyarakat nya berfikiran luas dan kreatif, untuk soal fasilitas yang memadai kami akan melakukan audiensi dan mencari sponsor untuk membangun desa tersebut. Sehingga kelak penduduk desa tersebut dapat berkembang secara mandiri dana tidak lagi menjadi desa yang tertinggal.

Amazing, ceritanya menginspirasi Saya untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat.
BalasHapusTerus berproses dho๐๐
Hapus